Sat Binmas Polres Mesuji Ubah Mobil Dinas Jadi Café Kamtibmas Cara Baru Dekatkan Polisi dengan Warga

    Sat Binmas Polres Mesuji Ubah Mobil Dinas Jadi Café Kamtibmas Cara Baru Dekatkan Polisi dengan Warga
    Sat Binmas Café Harian

    Mesuji — Terobosan kreatif kembali dilakukan Sat Binmas Polres Mesuji untuk mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Dengan mengubah mobil dinas penyuluhan menjadi “Sat Binmas Café Harian”, polisi menghadirkan ruang dialog santai layaknya kedai kopi keliling yang bisa disambangi warga kapan saja.

    Konsep ini terbukti efektif sebagai media komunikasi dua arah. Warga dapat menikmati kopi sambil berdiskusi ringan seputar keamanan lingkungan, sementara polisi dapat menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dengan cara yang lebih humanis.

    Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhamad Firdaus S.Ik., M.H., melalui Kasat Binmas AKP Poniran, turut hadir memberikan penyuluhan mengenai pencegahan pencurian kendaraan bermotor (R2) serta bentuk kejahatan lainnya yang berpotensi terjadi di wilayah Mesuji.

    Pada kesempatan itu, AKP Poniran juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap beragam modus penipuan melalui media sosial yang belakangan semakin marak. Ia mengajak warga terlibat aktif menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan kejadian mencurigakan melalui Call Center 110.

    “Melalui inovasi ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat. Harapan kami, cara ini semakin memperkuat kedekatan dan meningkatkan kepercayaan publik, ” ujarnya.

    Kegiatan digelar pada Kamis (11/12/25). [Humas/Udin]

    mesuji lampung
    Udin Komarudin

    Udin Komarudin

    Artikel Sebelumnya

    47 Desa Tersandera Aturan Baru: Dana Desa...

    Artikel Berikutnya

    Pesta Sabu Digerebek Polisi, Tiga Warga...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Gus Yaqut Bungkam Soal Status Tersangka Korupsi Kuota Haji
    Menteri Keuangan Respons Pengunduran Diri Dirut BEI: Bentuk Tanggung Jawab
    Dirut BEI Mundur Pasca IHSG Longsor, Berharap Pulihkan Kepercayaan Pasar
    BPK Ungkap Kerugian Negara Kasus Minyak: Rp 2,7 Miliar Dolar dan Rp 25 T
    PPATK Ungkap Rp12,49 T Omzet Tekstil Diduga Disembunyikan

    Ikuti Kami